Japs Style, Modifikasi Minimalis nan Eksotis Asal Jepang
bagus   | Rabu, 02 Nopember 2011, 01:57 WIB

Jepang memang dikenal sebagai negara produsen sepeda motor terbesar di dunia. Merek-merek sepeda motor terkenal seperti Yamaha, Honda, Suzuki, sampai Kawasaki berasal dari negeri Sakura tersebut. Tak hanya menciptakan sepeda motor, Jepang juga menghasilkan aliran modifikasi yang mendunia seperti, Jap's Style.

Di Indonesia sendiri, merek sepeda motor diatas memang sangat banyak di gandrungi oleh masyarakat. Namun tak hanya motornya, aliran modifikasi Jap's Style ternyata juga ikut digemari para modifikator-modifikator tanah air.

Sekilas tentang sejarah dari aliran Jap's Style
Jap's Style adalah aliran modif yang berasal dari negeri Sakura sana yang sesuai dengan namanya Japs kependekan Japannese. Aliran modifikasi yang terkenal dengan tampilan simpelnya itu sudah beredar sejak tahun 1990-an di negeri matahari terbit, tepatnya di Husibuya, Tokyo, Jepang. Sebutan awal dari aliran ini adalah Braty Style.

Awal terciptanya aliran ini pun bukan murni semuanya hasil karya modifikator Jepang. Pada awalnya para muda-mudi yang gemar memodifikasi dari Jepang malah mencontek gaya builder Amerika yang dikenal dengan desain Socal (South California). Namun, dari sana mereka mengadopsi motor ke pabrikan negaranya sendiri.

Sedangkan, dalam perkembangannya sendiri, aliran modifikasi Jap's Style ini memiliki berbagai macam aliran, antara lain Braty Style, Street Tracker, Flat Tracker, Dirt Tracker, Street Demon, Japanesse South Carolina, dan juga Cafe’ Racer.

Lalu bagaimana aliran itu bisa masuk ke Indonesia? Ya, di Indonesia sendiri virus ini hadir setelah dibawa oleh Franky M. Astorianto, seorang builder dari bengkel modifikasi Yasashi Garage yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat.

Dan pada sekitar pertengahan tahun 2009 silam, aliran modifikasi ini pun mulai tercium di beberapa modifikator. Sehingga pada akhirnya beberapa pecinta modifikasi di tanah air pun mulai terjangkit virus ini.


Ciri Khas Dari Aliran Jap's Style
Bagi builder/modifikator, proses membangun motor Jap's Style diakui memberikan kesenangan tersendiri. Simpel dan murah adalah salah satu faktor yang membuat geliat aliran modifikasi ini mulai terasa. Selain itu buat Biker yang suka estetika, modifikasi aliran ini juga terlihat sangat menarik perhatian.

Aliran Jap's Style bisa terlihat dari ubahan tangki bensin yang didesain lebih mengecil dan simpel, alas duduk atau jok yang dibuat lebih tipis dengan tipe single seater, menggunakan stang semi hanger, lampu depan dan belakang mungil.

Di bagian keseluruhan bodi motor yang mengusung Jap's Style akan terlihat rangka belakang yang terpangkas habis yang diiringi juga dengan penggunaan ban yang gendut dan lebar, dan juga jarak antara ban depan dan belakang dibuat lebih panjang dari rangka.

Yup...aliran modifikasi Jap's Style terkenal dengan tampilan simpelnya, justru dengan begitu membuat motor lebih enak dan terasa lebih ringan dikendarai sehari-hari untuk menembus kemacetan Jakarta.

Kebanyakan bahan modif yang dipakai builder lokal untuk merealisasikan aliran ini adalah motor-motor keluaran pabrikan Jepang, semacam: CB/ CG, GL Series, Kawak Binter, Scorpio, Thunder, Tiger dan semua motor batangan yang mempunyai tulang sasis dari roll besi.

Tapi tidak menutup kemungkinan untuk motor cub alias bebek seperti C70/80, Astrea 800 hingga Astrea Grand pun bisa di chop mengikuti aliran Jap's Style tersebut.